Saturday, 18 June 2011

Sahabat.. Saya minta maaf.



Rasa bersalah..
Sedih..sakit hati...sebab tidak dapat berbuat apa2
untuk sahabat sendiri..
Sahabat yang sedih.
Maafkan saya...
Tapi sahabat,
Saya menghargai kamu.
Memori manis/lawak2 kamu itulah
yang meng'imej'kan identiti sebenar kamu
di mata saya.
Saya menilai sahabat bukan atas dasar
sehati sejiwa bersama saya
pada saat saya gembira sahaja,
tetapi menilai sejauh mana keprihatinan seorang
sahabat ketika saya terjatuh.
Dan sebaliknya, saya gagal berbuat begitu saat kamu sedih,
saat kamu perlukan kekuatan,
saat kamu inginkan teman bicara untuk meluahkan kepedihan kamu,
saat kamu sendiri...:(
Maafkan saya sahabat.
Sungguhpun begitu sahabat,
saya masih mendoakan kebahagiaan kamu,
kesejahteraan hidup kamu,
agar kamu bisa tabah..redha dengan qada dan qadar ilahi
dan boleh melewati hari-hari kamu
tanpa perasaan yang berkecamuk lagi
pada setiap hari yang menyusul...

:: Sy malu mo ckp sama dia klu bgini ayat sy :)
haha..sy 'emeluan' :)

No comments:

Post a Comment

Check Your Love Meter